Pengamatan Surat Al-Isra Ayat 70 dan Al-Ahzab Ayat 21 dan Hubungannya Dengan Mencapai Kesempurnaan serta Pengaplikasian dari Wara’, Zuhud, Tawakal, dan Ikhlas

Pengamatan Surat Al-Isra Ayat 70 dan Al-Ahzab Ayat 21 dan Hubungannya Dengan Mencapai Kesempurnaan serta Pengaplikasian dari Wara’, Zuhud, Tawakal, dan Ikhlas

Ø  Pengamatan Surat Al-Isra ayat 70 dan Al-Ahzab ayat 21

Dalam surat Al-Isra ayat 70 diatas ada maksud yag disampaikan yaitu kita para anak Adam (manusia) adalah makhluk yang paling dimuliakan. Manusia merupakan makhuk ciptaan Allah yang paling istimewa. Manusia diberi akal, dan fisik yang serasi tidak seperti makhluk lainnya. Oleh karena itu lah manusia menjadi makhluk yang paling mulia.

Dalam surat Al-Ahzab ayat 21 diatas disebutkan bahwa Rasulullah adalah suri teladan yang baik bagi umat Islam. Jika kita ingin mendapatkan rahmat dari Allah SWT maka kita harus meneladani sifat-sifat dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu kita akan selangkah lebh maju menuju kesempurnaan.

Ø  Jalan apa yang harus ditempuh untuk menuju kesempurnaan?

Tidak ada manusia yang sempurna, tapi kita bisa mendekati kesempurnaan. Tetapi, untuk menuju kesempurnaan dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh. Salah satu jalan menuju kesempurnaan yaitu kita melakukan segala sesuatu didasari oleh rasa cinta kepada Allah SWT, bukan karena materi. Allah akan selalu bersama orang yang mencintainya.

Kedua, kita harus menjauhkan diri dari sifat-sifat tercela, menahan hawa nafsu, menjauhkan diri dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Dengan begitu kita akan terhindar dari dosa dan hal buruk.

Ketiga, menghias diri dengan perilaku yang baik dan selalu menjalankan perintah Allah SWT. Usahakan dalam setiap perbuatan kita tidak melenceng dan sesuai dengan ketentuan agama Islam. Dengan menerapkan hal ini, kita akan selalu ingat kepada Allah SWT dan mendapat perlindungannya. Salah satu perilaku yang terpuji adalah wara’, zuhud, tawakal, dan ikhlas.

Ø  Seperti apa perwujudan sikap wara’, zuhud, tawakal, dan ikhlas dalam kehidupan?

  •          Dalam mencari rezeki tidak boleh melalui jalan yang haram (riba, korupsi dll.)
  •          Meyakini bahwa rezeki yang di dapat adalah milik Allah SWT
  •          Saat terjadi musibah kita harus sabar dan berjuang serta berserah diri kepada Allah
  •          Memberi sesuatu harus ikhlas karena Allah

Komentar